Buat akun dalam waktu 5 menit dan segera terima pembayaran.

image/svg+xml

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Tips Memilih Payment Gateway yang Tepat Untuk E-commerce Anda

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apabila Anda sedang menjalankan bisnis di Indonesia dengan menerapkan pembayaran online, memilih sebuah payment gateway lokal adalah suatu keharusan. Meskipun transaksi elektronik tumbuh bersama dengan ekosistem fintech, memilih payment gateway yang tepat untuk e-commerce merupakan hal yang berbeda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memilih payment gateway yang tepat untuk e-commerce.

1. Pertimbangkan Efektifitas Waktu

Waktu adalah uang. Apa gunanya menggunakan payment gateway jika tidak membuat bisnis Anda berjalan lebih cepat? Pastikan bahwa integrasi payment gateway tidak banyak menyita waktu Anda, sehingga Anda dapat fokus pada hal-hal penting untuk bisnis Anda. Konsumen e-commerce sering mengeluhkan, harus menunggu lama untuk melakukan proses transaksi atau konfirmasi pembayaran. Penting bagi Anda untuk mengetahui seberapa cepat Anda akan menerima pembayaran dari penjualan yang terjadi. Dalam hal ini Xendit sebagai payment gateway, menyediakan pemberitahuan real time melalui API saat pelanggan mengirim pembayaran dan Anda akan menerimanya secara langsung.

2. Pengelolaan Keuangan yang Baik

Payment gateway yang baik memiliki struktur biaya yang terorganisir dan harus transparan. Pihak payment gateway biasanya memungut biaya transaksi, biaya bulanan dan biaya setup. Sebelum memilih payment gateway, pastikan tidak ada biaya yang tersembunyi atau tawaran fasilitas gratis yang membuat Anda berakhir membayar lebih dari yang Anda ketahui. Pastikan juga untuk meminta total biaya-biaya yang dibebankan kepada Anda. Mungkin mereka menetapkan biaya yang terlihat lebih rendah tetapi tanpa Anda tahu, kemudian Anda harus membayar biaya bank. Jika payment gateway tersebut adalah brand besar, mereka biasanya akan memberikan free trial yang dapat Anda gunakan gratis pada e-commerce Anda.

Payment gateway yang menyediakan free trial seperti Xendit, memberikan penawaran 1 set biaya hanya untuk per transaksi yang berhasil. Harga tersebut bersifat inklusif, termasuk biaya bank sudah dibayar oleh Xendit. Selain itu tidak ada biaya bulanan yang tersembunyi, biaya pemeliharaan maupun biaya setup.

Melalui free trial dengan fitur lengkap yang diberikan Xendit, Anda dapat melakukan uji coba dengan support penuh dari Tim Xendit, dan transisi ke upgrade account.

Source: freepik.com

3. Host Versus Non-host

Payment gateway host lebih cocok untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memerlukan cara instan dan hemat biaya untuk menerima pembayaran. Hal ini akan mengarahkan pelanggan dari situs Anda ke situs pembayaran atau ‘host’ mereka secara aman. Setelah pembayaran telah dilakukan, pelanggan akan kembali ke situs Anda dan mengkonfirmasi pesanan mereka. Pilihan ini memungkinan penyedia layanan bertanggung jawab untuk semua PCI dengan menjaga keamanan data. Di sisi lain, ketika mengarahkan pelanggan ke situs Anda, berarti Anda tidak bisa sepenuhnya mengontrol UI.

Sedangkan payment gateway non-host atau terintegrasi, yaitu tautan payment gateway dari situs e-commerce Anda disediakan melalui API dengan satu gerbang pembayaran. Keuntungannya adalah pelanggan tidak harus meninggalkan situs e-commerce Anda untuk memasukkan informasi pembayaran dan mengirim data pesanan mereka. Payment gateway terintegrasi memberikan pelanggan pengalaman belanja yang menyenangkan dan mudah di toko Anda.

Namun, setup gerbang terintegrasi melalui API dapat memakan waktu dan lebih sulit. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih payment gateway dengan standar tinggi API dan salah satu yang memiliki spesifikasi tersebut adalah Xendit. Xendit terus melakukan perubahan-perubahan ketika menemukan kasus tertentu terkait layanan e-commerce. Tim pengembangan Xendit siap untuk membantu e-commerce Anda dengan membangun kecepatan hanya 3-5 hari integrasi.

4. Metode pembayaran

Konsumen e-commerce di Indonesia dinilai unik. Findex Global Bank Dunia melaporkan hanya ada 1,6% penduduk dewasa yang memiliki kartu kredit, meskipun 36% dari penduduk Indonesia memiliki rekening dengan lembaga keuangan formal. Selain itu, internet dan mobile banking menjadi lebih populer di masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan payment gateway untuk e-commerce ini mampu menampung semua dari metode yang sering mereka gunakan. Xendit membantu Anda untuk menerima pembayaran dari berbagai metode pembayaran seperti bank transfer, kartu kredit dan virtual account, bahkan retail outlet seperti Alfamart.

5. Sistem Deteksi Penipuan

Apabila Anda pengguna kartu kredit dan mungkin Anda perlu menggunakan semacam sistem deteksi kecurangan. Payment gateway yang baik harus memiliki sistem tersebut dan mampu menawarkan kepada Anda untuk menurunkan risiko chargeback Anda. Semua pembayaran di Xendit terjamin aman dilindungi oleh sistem deteksi penipuan yang sama dengan sistem yang digunakan oleh Visa.

Menerima metode pembayaran yang disukai oleh pelanggan Anda dapat meningkatkan penjualan bisnis Anda. Dengan Xendit, selain kode QR, Anda dapat mengaktifkan metode pembayaran seperti e-Wallet, akun virtual (transfer bank), kartu kredit / debit, outlet ritel dan bahkan cicilan tanpa kartu. Mulai segera tanpa biaya pengaturan atau biaya bulanan.

Cari tahu selengkapnya mengenai Xendit di website kami atau segera daftar dan coba demo gratis Xendit sekarang!

Daftar Xendit sekarang
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Artikel terkait